Sri Lestari menjadi bagian dari keluarga besar Sekolah Kristen Makedonia (SKM), sejak 3 tahun lalu, tepatnya sejak ia diterima sebagai siswi kelas 1 SD Kristen Makedonia. Karena SD Kristen Makedonia baru mulai beroperasi tahun 2003, maka dapat dikatakan bahwa Tari, demikian ia biasa dipanggil, adalah siswi angkatan pertama Sekolah Dasar Kristen Makedonia.
Lahir di Desa Antan, Kabupaten Landak, 13 Oktober 1996, bocah yang tinggi badannya 145 cm ini nampak paling bongsor di antara teman-teman di kelasnya. Lahir dari keluarga sederhana, tidak menghalangi Tari untuk terus meraih prestasi. Terbukti sejak kelas 1 hingga saat ini naik ke kelas 4, Tari selalu mampu mempertahankan prestasinya di peringkat 3 besar.
Ketika ditanya apa cita-citanya, spontan ia menjawab: “GURU!” Hanya saja ketika ditanya lebih lanjut kenapa ingin menjadi guru, anak ke-2 dari 3 bersaudara ini dengan lugu menjawab: “Senang aja, karena guru itu pandai, seperti guru-guru di sini (SKM), semua pandai.” Puji Tuhan! Kiranya jawaban lugu putri karyawan kebersihan SKM ini makin memacu para guru untuk terus meningkatkan kualitasnya.
Dalam kesehariannya, menurut sang ibu, bocah perempuan tomboy yang senang bermain bulutangkis dan sangat hobby bermain sepak bola bersama teman-teman laki-laki di lingkungan rumahnya ini, adalah bocah yang manja bila sudah berada di rumah. Ya, namanya juga anak, seringkali kemanjaannya itulah yang dirindukan para orang tua.
Buat Tari, selamat belajar ya, teruslah berprestasi, bahkan jika kamu ingin menjadi pebulutangkis atau pemain bola pun jadilah yang terbaik. Bertumbuh dalam iman yang kokoh dan dalam karakter yang terpuji. Terus belajar mandiri meski bukan berarti tidak boleh manja lagi. Tuhan Yesus menyertai, doa kami untukmu bocah kecilku.(sw)