Elia Okki Trisnawati, lahir di Ngabang, salah satu kota kecamatan di Kalimantan Barat 28 Oktober 1992, sebagai bungsu dari 3 bersaudara dari keluarga Bapak Asunnius dan Ibu Anderia Susanti. Gadis mungil berpenampilan santun dan tenang yang memiliki hobby menulis puisi, dan cerita pendek ini bercita–cita menjadi sastrawan. ”Saya ingin menekuni hobby sekaligus mengembangkan talenta yang Tuhan berikan kepada saya.” Jawabnya ketika ditanya kenapa ingin menjadi sastrawan, sebuah bidang pekerjaan yang sangat jarang diminati orang.
Saat ini Okki, demikian gadis ‘imut’ ini biasa disapa, duduk di kelas 3 SMP Kristen Makedonia. Banyak kesan yang ia rasakan selama hampir 3 tahun bersekolah dan menjadi penghuni asrama putri Sekolah Kristen Makedonia. Kesan yang sangat membekas, ialah tempaan untuk belajar hidup mandiri di asrama. Bagaimana tidak berkesan, sebagai anak bungsu yang tentunya biasa manja, tiba-tiba segala sesuatu harus dikerjakan sendiri. Meski sekolah di lokasi yang sama dengan asrama, bagung pagi menjadi bagian disiplin yang harus ditaati, menyapu, mencuci piring, pakaian dan segala sesuatu harus dilakukan sendiri.
Meski pada awalnya kaget, akhirnya toh Okki bisa menerima, bahkan bisa bersyukur karena berbagai disiplin yang ada semata-mata untuk mempersiapan diri menuju kehidupan masa depan yang lebih baik. Selain belajar mandiri, Okki yang pendiam juga merasa beruntung memiliki banyak kakak dan adik yang selalu siap untuk bekerjasama, dalam belajar, bekerja dan bermain. ”Pokoknya, menyenangkan memiliki pergaulan yang lebih luas mulai dari adik kelas yang lucu dan imut–imut sampai kakak-kakak yang lucu, dewasa, baik bahkan tegas, sehingga saya dapat belajar hal yang belum pernah saya dapatkan.” Akunya.
Akhirnya Okki mengatakan sangat bersyukur untuk kehadiran Sekolah Makedonia di Ngabang, karena dia yakin melalui setiap bagian dalam proses belajar mengajar, dia sedang dipersiapkan untuk menjadi pribadi yang tangguh dalam memperjuangkan daerahnya bagi kemuliaan Tuhan. Okki berharap daerahnya dapat lebih maju dari sekarang dan menjadi yang terdepan dalam bidang ilmu pengetahuan dan komunikasi, panutan dalam beriman dan pekerti. Selamat bersiap diri Okki, Jadilah sastrawan sejati, beriman teguh, berkarakter terpuji. God be with you! (sw)